Rabu, 24 Oktober 2012

Review Pro Evolution Soccer 13 (PES 13)


Pro Evolution Soccer memiliki beberapa fitur penting yang dimasukan oleh Konami mulai dari generasi sebelumnya. Fitur-fitur yang menjadi senjata penting PES antara lain,
  • Assisted Mode, modus ini memudahkan anda untuk mengontrol pemain lain dengan mengerakan stick analog sebelah kanan saja.
  • Manual Mode, fitur yang satu ini dikhususkan untuk para gamers yang menginginkan kebebasan sepenuhnya untuk mengontrol dua pemain sekaligus.
  • Full Control, dengan mode ini anda bisa menerima bola dengan halus, menggiring bola dengan trik-trik khusus dan masih banyak lagi yang bisa anda lakukan. Selain itu dalam mode ini juga dimasukan fitur Full Manual Passing, Full Manual Shooting, Response Defending dan Full Manual One-Two.
  • ProActive AI, mode ini dibuat untuk meningkatkan respon individu pemain di saat pertandingan. Ada 3 fitur yang ditawarkan dalam ProActive AI yaitu Balance of Play, Tactical Precision dan Enhanced Goalkeepers.
  • Player ID, mode yang dikhususkan pada kemampuan individual dan pergerakan para pemain bola ini terbagi menjadi dua yaitu Player Individuality dan Individuality to Goalkeeper. Player Individuality  membuat para pemain bintang di PES13 akan semakin mudah dikenali dari atribut, gaya berjalan, menggiring bola, dan gaya mereka saat mencetak gol.  Individuality to Goalkeeper  difokuskan pada gerakan penjaga gawang.
Sang perancang game PES Shingo Takatsuka mengatakan “Bagi saya, tujuan utama PES adalah membuat pemain seolah-olah sedang menonton pertandingan sesungguhnya di televisi. Hanya saja ini dimainkan gamers lewat konsol, kami dan tim akan terus bekerja keras agar PES 2012 dapat tampil sebaik mungkin, lebih realistis, mengesankan, menantang dan tetap mengusung beragam teknologi terkini”. Mungkin inilah alasan pihak Konami lebih mengutamakan kualitas permainan dibandingkan dengan kualitas grafis.

FIFA 13

Game besutan EA Sports yang merupakan rival abadi Konami ini menawarkan fitur-fitur penting yang tidak dimiliki oleh PES13. Hal ini tentu saja menjadi senjata utama FIFA13 untuk bisa mengalahkan PES13 dipasaran. Beberapa fitur yang dimasukan di game ini antara lain,
  • Offensive AI, fitur ini digunakan untuk memperbaiki tingkat kecerdasan pergerakan seorang striker agar tidak terjebak offside, serta memungkinkan  sang striker memilih rute yang baik saat menggiring bola ke pertahanan lawan dan dalam fitur ini  dilengkapi juga Attacking Intelligence.
  • First Touch Control, dengan fitur ini pemain mungkin akan sedikit kesulitan untuk memasukan bola, tapi dengan mengandalkan kecepatan, skill, kekuatan dan postur tubuh pemain, Xeons bisa mengendalikannya dengan mudah dan bahkan mampu menciptakan gol-gol yang berkelas.
  • Defensive Options, melalui fitur ini, gamers bisa meningkatkan jumlah pemain untuk menjadi pagar betis saat pihak lawan mendapatkan tendangan bebas. (kalo sebelas pemain ditumpuk dimulut gawang bisa gak yak? wakakaka)
  • Player Impact Engine, fitur ini memberikan sensasi lebih ketika para pemain beradu badan, terlihat lebih realistis dan tidak ada lagi bug seperti tembusnya anggota badan pemain A di tubuh pemain B yang terjadi pada seri sebelumnya.
  • Tactical Freekicks, melalui fitur ini, gamers bisa mengkombinasi beberapa tipuan tendangan bebas. Tidak hanya itu, gamers juga bisa menumpuk hingga tiga pemain yang mengelilingi bola untuk menggangu konsentrasi pertahanan lawan.
Nampaknya pihak EA Sports mulai merubah haluan, yang awalnya lebih fokus di sektor grafis dan sedikit mengesampingkan permainan kini membagi rata porsi keduanya. Hal inilah yang membuat rivalnya Konami sedikit gusar dan menuduh pihak EA Sports mencontek game produksinya.
Menurut saya, sampai sekarang kedua game ini masih memiliki porsinya masing-masing, FIFA yang masih unggul di sektor grafis dan PES yang unggul di sektor permainan. Saya sendiri sampai sekarang masih lebih memilih PES dibanding FIFA, karena saya lebih menikmati fitur-fitur dari PES yang menurut saya menjadi sedikit lebih sulit memainkannya dibanding FIFA yang menawarkan berbagai kemudahan (dalam hal kontrol, passing dan shooting standar). Kehebatan grafis pada FIFA dibuktikan pada beberapa screenshot dibawah ini,
Ibrahimovic PES 13“Ape lu liat-liat” !! VS Ibrahimovic FIFA 13 “Santai wae jal” :)
Messi PES 13 “Gue gugup coy diliat banyak orang” VS Messi FIFA 13 “Gue mah biasa aja tuh”


Beberapa perbandingan diatas bisa menjadi tolak ukur untuk membantu  memilih game manakan yang akan dimainkan. Jika  lebih mengutamakan sektor grafis kualitas tinggi, tentu saja anda harus memilih FIFA 13. Tetapi jika anda ingin memainkan permainan dengan kualitas yang bagus, mungkin ada harus memilih PES13.
Sekarang saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan yang mungkin bisa membantu  memilih game yang terbaik diantara keduanya,
  1. Apakah  lebih memilih game dari tingkat kesulitan? Jika “YA” pilihan pertama jatuh pada PES13
  2. Apa puas melihat grafis yang sangat bagus? Jika “YA” pilihan anda jatuh pada FIFA13
  3.  Ingin melihat skill-skill tingkat tinggi dari pemain pujaan? Jika “YA” PES13 menawarkan lebih banyak dibanding FIFA13
  4.  lebih memilih bermain dengan format team daripada skill individu? Jika “YA” anda sebaiknya memilih FIFA13 karena sudah terdapat fitur Attacking Intelligence yang sangat membantu untuk penyerangan one-two-touch.
Jadi, setelah menjawab beberapa pertanyaan diatas, game manakan yang
 inginkan? Pro Evolution Soccer 13 atau FIFA 13? Selamat memilih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar